Tuesday, 21 May 2013 | 17:49

Inspector General Haryono Umar cannot take further steps to
eradicate corruption due to an unreasonable integrity pact.
Tuesday, 21 May 2013 | 17:46

The DPR Defense Commission intends to accelerate the discussion
on the bill for regulating soldiers by submitting an initiative
from the House.
Kamis, 29 September 2005 | 12:46 WIB
Jalan Menuju Istana Mulai Ditutup
TEMPO Interaktif, Jakarta: Arus lalu lintas di beberapa ruas jalan di Ibukota dialihkan akibat menumpuknya massa penolak kenaikan harga bahan bakar minyak.
Di perempatan Jalan Thamrin-Kebon Sirih, polisi sibuk mengalihkan kendaraan agar menghindari arah Monas. Lalu lintas dibelokkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang.
Begitu pula, mendekati Medan Merdeka, bus kota maupun busway dibelokkan ke arah Jalan Budi Kemuliaan, karena Medan Merdeka Barat ditutup. Massa dan mahasiswa peserta aksi menolak kenaikan harga BBM terus berdatangan ke Istana.
Salah satu diantara mereka menamakan diri Ampera (Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Reformasi Jilid Dua). Diketuai oleh Dwi Untung Saputra, Ampera menyatakan kenaikan harga BBM harus diikuti kompensasi mundurnya tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu.
"Kita telah menyaksikan kinerja tim ekonomi Abu Rizal Bakrie cs sangat mengecewakan. Mereka jelas-jelas sudah gagal bekerja untuk rakyat Indonesia, tetapi memperkaya diri sendiri dan untuk kepentingan para pemodal," kata dia.
"Membiarkan ekonomi Indonesia di tangan Abu Rizal Bakrie cs, sama halnya dengan mempercepat kebangrutan dan kehancuran ekonomi Indonesia," kata Dwi Untung Saputra.
Untuk itu, Ampera menyatakan tiga sikapnya. Pertama, menolak harga BBM naik. Kedua, mendesak Presiden untuk secepatnya memecat menteri bidang ekonomi yakni Abu Rizal Bakrie, Sri Mulyani, Jusuf Anwar, dan Mari Pengestu. Tiga, mendesak Presiden untuk menyita harta koruptor guna subsidi BBM.
Saat ini, orator perwakilan gerakan masyarakat berorasi membelakangi Istana Negara dengan pengawalan ketat dari polisi. Tampak juga, bendera besar "Repdem Tenabang" dengan logo banteng gemuk PDI Perjuangan.
Mereka mendesak agar pemerintah mengusir para penambang asing yang selama ini menyedot kekayaan negara. Aksi berjalan lancar dan jalanan lengang karena pengalihan arus lalu lintas. Jojo Raharjo