ENGLISH
| Monday, 20 May 2013 |
INDONESIA
Monday, 20 May 2013 | 05:27
About a thousand Freeport Indonesia workers were still blockading the road to the

underground mine that collapsed last Tuesday.
Monday, 20 May 2013 | 04:24
President Park Geun-Hye left earlier than scheduled when a march dedicated to
the Gwangju Massacre victims was sung in the commemoration ceremony.
Selasa, 27 September 2005 | 15:49 WIB
Menteri Bantah Boeing 737-200 Tidak Boleh Terbang
TEMPO Interaktif, Palembang:Menteri Perhubungan Hatta Radjasa membantah jika maskapai yang memiliki pesawat Boeing 737-200 tidak dibolehkan terbang dan akan dipertimbangkan perizinannya. Hal itu diungkapkan Menteri usai mendamping Presiden Yudhoyono membuka Pameran Teknologi Tepat Guna Nasioanl di Palembang, Selasa (27/9). "Keliru itu yang mengatakan maskapai yang memiliki kapal 737-200 akan dipertimbangakan. Yang betulnya kita itu membentuk tim atas dasar hasil kesepakatan Komisi V, maka dibentuklah tim independen untuk mengkaji hal-hal yang berkaitan KM 35 mengenai batas usia pesawat, kondisi pesawat, audit perusahan, rem cek, audit fasilitas. Atas daar itu nanti diberikan rekomendasi kepada menteri,"katanya Menurut Hatta, sepanjang pesawat itu diperiksa dan laik terbang, boleh saja maskapai itu menerbangkannya. Namun, ke depan memang perlu dipikirkan regulasi, agar pesawat yang masuk ke Indonesia adalah pesawat yang lebih muda usianya. "Jangan yang usianya tua-tua, itu yang sedang dipikirkan,? katanya. arif ardiansyah

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.