ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
Selasa, 20 September 2005 | 03:51 WIB
Puluhan Acara di Ragunan Dibatalkan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) terpaksa membatalkan puluhan acara karena lokasi itu ditutup untuk umum selama 21 hari sejak Senin (19/9). Titisari Mutorini, Kepala Promosi dan Pameran, mencontohkan acara lomba manggambar untuk anak-anak TK pada 27 September yang dibatalkan. "Acara mereka terpaksa kami batalkan, dan akan kami beri penjelasan ke penyelenggaranya,” kata Titis. Penutupan lokasi ini sebenarnya membuat terkejut pihak pengelola, karena manajemen TMR belum menerima surat keputusan tentang penutupan tempat tersebut. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DKI Sutiyoso, Ragunan ditutup guna melakukan observasi, apakah ada binatang lain yang terkena virus Avian Influensa (AI). Karena berdasarkan sampel penelitian yang dilakuakn oleh Balai Penelitian Veterian, dari 27 sampel unggas yang diambil, 19 diantaranya positif terkena flu burung. Akibat penutupan tersebut, pengelola Ragunan diperkirakan merugi ratusan juta rupiah. Sebab, dengan tarif tiket masuk Rp 3 ribu, dalam sehari pengunjung mencapai 10 ribu orang. “Jadi untuk penutupan selama 21 hari bisa mencapai enam ratus jutaan," ujar Titisari. Para pedagang yang biasa mangkal di sekitar kompleks itu juga mengeluhkan penutupan Ragunan. "Sebulan kedepan saya cari makan dimana, karena saya sama suami saya dagang minuman disini," ujar Ibu Miati dengan wajah cemas. Yudha Setiawan

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.