ENGLISH
| Thursday, 20 June 2013 |
INDONESIA
Thursday, 20 June 2013 | 18:04
Obama called global entities to reduce the manufacturing of
materials used in the construction of nuclear weapons.
Thursday, 20 June 2013 | 18:04
ASDP Ferry Indonesia will inform business owners to accelerate
goods distribution when boats are lightly loaded.
Selasa, 13 September 2005 | 13:48 WIB
Keinginan Otonomi Khusus Tak Perlu Dicurigai
TEMPO Interaktif, Denpasar:Munculnya keinginan untuk memperoleh status otonomi khusus (Otsus) di sejumlah daerah tidak perlu dicurigai sebagai upaya melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mantan Menteri Negara Otonomi Daerah, Ryaas Rasyid menyebut, status otsus justru bisa memberi jalan untuk mempercepat tingkat kesejahteraan. Menurut dia, selain Aceh dan Papua yang telah mendapatkan status otsus, Kalimantan, Riau, dan Yogyakarta pun diam-diam menginginkan status serupa. “Saya tahu karena terus diundang kesana," kata Ryaas dalam lokakarya Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah yang digelar DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (13/9). Bila otonomi khusus dibuka peluangnya, ia menilai sebagai hal positif selama dimaksudkan untuk mempercepat upaya menyejahterakan rakyat. Selain soal kesejahteraan, pemerintah pusat juga harus melihat kemungkinan memberlakukan otsus sebagai investasi untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar karena kekhususan daerah itu. Ia mencontohkan kekhususan Bali sebagai daerah pariwisata. Bila Bali makin maju dengan otsus, penghasilan pemerintah pusat dari devisa pariwisata akan jauh lebih besar. Rofiqi Hasan

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.