ENGLISH
| Saturday, 18 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 18 May 2013 | 19:50
Tempo receives the 2013 Gwangju Prize for Human Rights Special Awardfor its
tenacity and consistency in covering human rights issues
Saturday, 18 May 2013 | 17:14
French is the 14th country that legalizes same-sex marriage.
Senin, 22 Agustus 2005 | 21:04 WIB
DPR : Naiknya Dolar, Buruk Penanganan Ekonomi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agung Laksono menyatakan naiknya dolar hingga Rp 10 ribu lebih adalah karena buruknya penanganan sektor ekonomi oleh pemerintah dan Bank Indonesia. "Pemerintah dan BI harus lebih serius menangani masalah ekonomi, selama ini sektor ekonomi belum tertangani dengan baik,"ujar Agung di ruang kerjanya. Menurut Agung, naiknya angka dolar hingga mencapai angka kisaran Rp 10 ribu akan membawa dampak pada sektor lain di Indonesia. Fokus kenaikan dolar ini lebih tertuju pada fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral yang selayaknya mengambil kebijakan paling baik untuk menangani masalah ini. "Harus ada harmonisasi antara Pemerintah dan BI untuk sektor ekonomi jangan berjalan sendiri-sendiri,"kata Agung. Rengga Damayanti

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.