Monday, 20 May 2013 | 04:24

President Park Geun-Hye left earlier than scheduled when a march dedicated to
the Gwangju Massacre victims was sung in the commemoration ceremony.
Monday, 20 May 2013 | 03:59

The 2013 Gwangju Prize for Human Rights Special Award was held in Gwangju,
South Korea, Saturday night.
Jum'at, 19 Agustus 2005 | 04:37 WIB
Saksi Kunci Keributan di Sands Tewas
TEMPO Interaktif, Jakarta:Saksi kasus kunci dalam peristiwa mengamuknya Andi Wijaya alias Sen Sen, Alfian Miranaldi, 47 tahun, tewas terjatuh dari lantai VI Mangga Dua, Square, Jakarta. Menurut polisi, Alfian security Diskotek Sands itu, kecelakaan saat merayakan HUT 17 Agustus di tempat kerjanya.
Padahal warga Irigasi Persada, Bekasi itu satu-satunya saksi yang melihat Andi Wijaya mengeluarkan pistol saat mengamuk. Alfian diduga dibunuh, karena dianggap "bocor". Polisi Jakarta Utara sampai sekarang masih menyelidiki kematian Alfian, Mayatnya sempat dibawa ke rumah sakit Husada, Jakarta. Lalu diambil keluarganya di Bekasi untuk dikuburkan.
Peristiwa keributan terjadi Selasa pekan lalu (9/8). Andi tak senang, karena pacarnya digoda William. Sen send memukuli William, merusak karaoke dan membuang tembakan. Penyidik dari Polres Jakarta Utara menyerahkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya. "Saya serahkan pada Polda. Saya pusing. Terlalu banyak tekanan karena ada yang memiliki hubungan tertentu dengan orang tertentu,"kata penyidik kasus tersebut.
Ibnu