ENGLISH
| Monday, 20 May 2013 |
INDONESIA
Monday, 20 May 2013 | 08:33
To keep with the oil-to-gas fuel conversion program, the government is planning to

build 73 CNG stations, working with PGN and Pertamina.
Monday, 20 May 2013 | 07:30
Employers suspect that sugar import process had been compromised, allowing

industry-allotted imported sugar to leak into the general market.
Minggu, 07 Agustus 2005 | 14:52 WIB
Komisi Yudisial Menunggu Pengaduan PKS
TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota Komisi Yudisial, Soekoco Soeparto, menyatakan Komisi Yudisial belum secara resmi menerima surat pengaduan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terkait putusan Pengadilan Tinggi Jabar yang mengabulkan gugatan pasangan calon wali kota dari Golkar, Badrul Kamal-Syihabudin Ahmad dan mengalahkan jago PKS, Nurmahmudin Ismail-Yuyun Wirasaputra. "Secara resmi belum ada laporan ataupun pengaduan dari PKS," ujar Soekoco pada Tempo, saat dihubungi per telepon, Minggu (7/8). Namun, Soekoco memastikan bahwa Komisi Yudisial akan mempelajari kasus itu dengan cermat segera setelah ada surat resmi dari PKS. "Kami akan mempelajari kasus itu, lengkap dengan seluruh dokumen yang ada," kata Soekoco. Komisi Yudisial, jelas Soekoco, juga akan melakukan pemeriksaan terhadap para hakim yang mengadili sengketa itu, sepanjang hal tersebut diperlukan. Soekoco mengakui kemungkinan terhambatnya komunikasi antara PKS dan Komisi Yudisial mengingat hingga saat ini Komisi Yudisial belum memiliki sekretariat resmi. "Kami siap, tapi barangkali bingung karena sekretariat belum ada. Untuk itu PKS bisa langsung kontak saya," tambah Soekoco. thoso priharnowo

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.