Tuesday, 21 May 2013 | 07:30

Kalbe Farma decides to cancel the 3.9 billion treasury shares, equivalent to 7.7
percent of the company's paid-up capital.
Tuesday, 21 May 2013 | 06:16

Labor activists regret the unratified ILO convention on safety concerns that could
have minized the number of casualties in the Freeport mine collapse
Sabtu, 06 Agustus 2005 | 18:22 WIB
Jasa Warnet di Bekasi Dulang Untung Dari SPMB
TEMPO Interaktif, Bekasi:Kebijakan untuk mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru )SPMB) melalui jaringan internet, memberi berkah tersendiri bagi para pengelola jasa warung internet. Iwan yang mengelola warnet Cybermost di Sentra Niaga Kalimalang, Bekasi, misalnya mengaku pendapatannya berlipat pada Jumat kemarin.
Sejak pengumuman hasil SPMB dimulai pukul 18.00 WIB, banyak para calon antri di warnetnya. Ia pun membuka warnetnya hingga pukul 24.00. “Kalau biasanya saya dapet Rp 700 ribu, kemarin saya dapet sejutaan,” ujarnya.
Ikbal, pengelola warnet Cybershane yang berlokasi sekitar 200 meter dari Cybermost, pun menyampaikan pengakuan serupa. Hari itu, ia mengaku bisa mengantongi Rp 500 ribu. “Meski pengumuman SPMB juga lewat koran, tapi yang lihat pakai internet juga banyak banget,”.
Sementara Wiwin dari Warnet Mitra di Jalan Lele, Kelurahan Kayuringin mengaku meraup pendapatan sampai Rp 300 ribu dari 15 unit komputer yang disewakan.
Namun, warnet Moschenet dan Snappy di kawasan Tebet, Jakarta Selatan justru sebaliknya. Di Snappy yang buka selama 24 jam dengan 30 unit kompeter terpasang, tak ada peningkatan pengguna. “Tidak ada efeknya walaupun SPMB diumumkan lewat internet,” ujar Ida. Siswanto dan Yudha Setiawan