ENGLISH
| Saturday, 25 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 06:20
This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between

Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being

initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Selasa, 19 Juli 2005 | 14:39 WIB
Polisi Kejar Pemasok Ekstasi Elly
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi tengah mengejar tiga karyawan diskotek Miles yang memasok tiga butir ekstasi ke bekas petinju nasional, Ellyas Pical, yang kini meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya. Dalam pengejaran polisi, ketiga orang tersebut tidak masuk kerja sejak penangkapan Elly, Rabu (13/7) lalu. "Kami cek ke rumah, mereka tidak pernah kambali ke rumahnya sejak penangkapan Elly," ungkap Kepala Unit IV Satuan Psikotropika Direktorat Narkoba Komisaris Polisi Sutrisno di Polda Metro Jaya, Selasa (19/7). Padahal, Sutrisno mengungkapkan, apabila lima hari karyawan tidak masuk kerja berturut-turut maka mereka dianggap mengundurkan diri secara sepihak. Selain itu apabila terlibat narkoba, karyawan juga akan dikeluarkan dari perusahaan. Seperti pernah diberitakan, Elly ditangkap di diskotek Miles di Kompleks Lokasari, Taman Sari, Jakarat Barat, dengan barang bukti tiga butir ekstasi. Ia ditangkap bersama seorang wanita pekerja di sana bernama Lisdiana dalam operasi penyamaran yang digelar oleh polisi. Karena hasil tes urine Elly terbukti negatif, ia tidak dikenakan pasal menggunakan, tetapi tetap dikenakan pasal memiliki atau menyimpan psikotropika seperti tercantun dalam pasal 62 UU No 5/1997 tentang psikotropika. Ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara. indriani

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.