Tuesday, 21 May 2013 | 01:36

A US military aircraft made an emergency landing at the Sultan Iskandar Muda
Airport, Aceh.
Tuesday, 21 May 2013 | 01:28

Liga Super Indonesia prohibits the participation of foreign players from 13
countries in the local competition, citing administrative disturbances.
Selasa, 19 Juli 2005 | 13:04 WIB
Kolong Jembatan Layang Senen Dipenuhi Gerobak Pedagang
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sisi timur kolong jembatan layang Senen dipenuhi puluhan gerobak pedagang kaki lima yang berderet sepanjang kurang lebih 50 meter. Ini menyebabkan lalu lintas di Jalan Raya Pasar Senen dari arah terminal menuju perempatan Bioskop Mulya Agung dan Jalan Raya Kwitang, Jakarta Pusat, tersendat.
Dari pantauan Tempo di lokasi, beberapa bus kota ukuran besar tampak berjalan tersendat. Pada sisi kanan badan jalan dipenuhi oleh gerobak pada pedagang. Pada sisi kiri belasan mobil Dinas Satuan Perlindungan Masyarakat mempersempit jalan.
Puluhan anggota Polisi Pamong Praja yang berseragam biru-biru dan puluhan anggota linmas yang berseragam hijau-hijau tampak hanya membiarkan puluhan gerobak itu teronggok di badan jalan.
Sementara itu di bagian selatan kolong jembatan layang, terdapat beberapa tumpukan bahan material bangunan, seperti bata, pasir, dan batu koral. Menurut Lurah Senen Mardiyono, bahan-bahan material itu akan dibangun untuk pagar pembatas yang menutupi kolong jembatan ini.
"Tembok ini akan dikerjakan oleh 20 orang tukang. Dua minggu yang akan datang diharapkan akan selesai," ujarnya kepada wartawan, Selasa (19/7).
Namun, juru bicara pemerintah Jakarta Pusat Oyong H Abidin, pihaknya meminta agar tembok yang menutup kolong jembatan selesai jauh lebih cepat.
Sampai saat ini tampak puluhan petugas trantib, anggota linmas, dan beberapa anggota polisi dari Polres Jakarta Pusat masih berjaga-jaga di lokasi. Rencananya siang ini beberapa kelompok masyarakat yang mengaku dari etnis Betawi akan menggelar konferensi pers. Raden Rachmadi