Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Minggu, 17 Juli 2005 | 17:39 WIB
RI-GAM Capai Kesepakatan Final
TEMPO Interaktif, Helsinki: Pemerintah dan Gerakan Aceh Merdeka mencapai kesepakatan damai pada perundingan putaran kelima di Helsinki, Finlandia, Ahad (17/7). Draft perjanjian yang diajukan GAM dan dikirimkan ke Jakarta telah disetujui Presiden Yudhoyono, Sabtu.
"Kami telah mencapai kesepakatan final, kami akan menandatangani perjanjian sebelum 17 Agustus. Mungkin pada 14 Agustus," kata Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil di Helsinki.
Juru bicara GAM Bachtiar Abdullah juga menyatakan, kesepakatan kedua pihak telah dicapai. "Kami kini berharap bisa menandatangani perjanjian, dan dengan bantuan pemantauan dari Uni Eropa dan komunitas internasional, bisa membawa perdamaian yang abadi di Aceh," tuturnya.
Draft perjanjian sebenarnya sudah rampung pada Sabtu, untuk mengakhiri konflik selama hampir 30 tahun di Aceh itu. Draft lalu dikirimkan ke Jakarta, yang antara lain memuat permintaan GAM untuk membentuk partai politik lokal di Aceh.
Soal partai lokal ini belum dijelaskan, apakah secara eksplisit dituangkan dalam perjanjian. Soalnya, Presiden Yudhoyono pada Ahad (17/7) pagi menyatakan, Indonesia hanya mengenal sistem partai nasional. AFP