Wednesday, 19 June 2013 | 19:55

Kediri precinct chief ordered his men to monitor the license
numbers of the vehicle suspected of making multiple visits to
gas stations.
Wednesday, 19 June 2013 | 19:43

Three University of Indonesia's lecturers will be questioned
over graft suspect Tafsir Nurchamid.
Sabtu, 09 Juli 2005 | 16:28 WIB
Pemerintah Belum Akan Naikkan Harga BBM
TEMPO Interaktif, Jakarta:Meski harga dunia melambung tinggi dan memberatkan subsidi, namun sejauh ini pemerintah belum akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, pemerintah menjajaki berbagai kemungkinan solusi untuk mengatasi krisis BBM.
“Opsinya masih sangat lebar. Kami sangat berhati-hati kalau berbicara tentang kemungkinan menaikkan harga BBM,” tukasnya seusai mengikuti rapat di rumah dina Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu (9/7) siang. Untuk saat ini, lanjut dia, yang paling mungkin adalah penurunan konsumsi dan penghematan. Berikutnya, bagaimana mengatasi subsidi yang terus membengkak.
Dengan asumsi harga minyak dunia 45 dolar AS per barel, papar dia, negara memberikan subsidi sebesar Rp 78 triliun. Seandaianya nanti harga minyak terus bertengger pada angka 60 dolar per barel, maka subsidi menjadi Rp 130 triliun. Itu belum kalau memperhitungkan lemahnya nilai tukar dan meningkatnya konsumsi. “Bisa bisa subsidi mencapai Rp 150 triliun,” ungkapnya.