Thursday, 23 May 2013 | 19:41

The Vice President stated that in relation to the implementation
of AEC, national banking industry must be a host in its own
country.
Thursday, 23 May 2013 | 19:25

PKS claimed that individual statement does not represents the
party's voice.
Selasa, 05 Juli 2005 | 11:56 WIB
Amien Rais Bantah Jadi Tim Sukses
TEMPO Interaktif,
Malang:Mantan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Amien Rais membantah dirinya menjadi tim sukses salah satu calon ketua PP Muhammadiyah. Sebab dalam tradisi Muktamar Muhammadiyah sebelumnya, tak pernah ada tim sukses.
Amien juga membantah jika dirinya mengundang pengurus dewan pimpinan wilayah (DPW) dan dewan pimpinan daerah (DPD) serta Ortom di Hotel Regent Malang-- tempat Amien Rais menginap selama Mukatmar berlangsung-- Senin (4/7) malam.
"Tak benar saya mengundang. Tolong yang menghembuskan berita itu ditampar pakai hak sepatu," katanya kepada pers, Selasa (5/7).
Isi pertemuan tersebut adalah permintaan pengurus Muhammadiyah Kairo untuk memberikan bea siswa kepada 61 mahasiswa Muhammadiyah yang kuliah di Kairo. Selain itu juga undangan untuk menghadiri seminar di Kairo.
Pada Senin (4/7) malam, Amien dikabarkan mengundang pengurus DPW, DPD dan Ortom di Hotel Regent. Kabar tersebut didapat dari salah seorang tim sukses Dien Syansuddin yang enggan disebutkan namanya.
Isi pertemuan tersebut Amien ingin mengetahui siapa yang paling banyak memperoleh dukungan: Rosyad atau Dahlan Rais, adik kandungnya, untuk menentukan calon yang akan disokong. "Semangatnya, asal bukan Din Syamsuddin," katanya di arena Muktamar Muhammadiyah, kampus Universitas Muhammadiyah Malang.
Sumber lain, tokoh Tapak Suci--perguruan silat warga Muhammadiyah-- mengaku akan mengikuti pertemuan dengan Amien. "Memang Pak Amien akan menawarkan dua nama itu."
Ketua DPW Jatim, Fasich kepada Tempo Senin (4/7) malam mengatakan tidak tahu jika ada pertemuan tersebut.
"Saya tak tahu. Saya ada di lokasi Muktamar bersama pengurus wilayah yang lain." Bibin Bintariadi dan Abdi Purmono