ENGLISH
| Thursday, 20 June 2013 |
INDONESIA
Thursday, 20 June 2013 | 11:52
Haze in Singapore reached 321 in Pollution Standard Index,
indicating hazardous air quality.
Thursday, 20 June 2013 | 08:39
The Trade Ministry assures there will be enough supply for
Lebaran, but warns chili and meat prices might grow
out of control.
Minggu, 03 Juli 2005 | 20:52 WIB
Bayi Korban Kecelakaan Pasar Minggu Wafat
TEMPO Interaktif, Jakarta: Retno Kartika Dewi, putri Ida dan Slamet, korban kecelakaan kereta api Pasar Minggu, yang lahir Kamis (30/6) lalu akhirnya meninggal dunia hari ini, Minggu (3/7) pukul 16.20 di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat Ida, 35 tahun, warga Bojong Gede yang telah berhasil melahirkan putri kelimanya melalui operasi caesar di Rumah Sakit Siaga Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, harus ikhlas menghadapi kenyataan kehilangan bayinya yang baru berusia 4 hari tersebut. Menurut bidan jaga yang merawat Retno, kondisi bayi tersebut memang telah kritis. Akibat kecelakaan kereta itu, ketuban Ida pecah dan memaksa bayi keluar sebelum waktunya. Hal inilah yang memperparah kondisi bayi. "Napasnya kurang stabil," ujar bidan Titik yang merawat Retno sejak ia lahir. Karena kondisi kritis, RS Siaga Raya kemudian merujuk Retno ke RSCM pada Jumat (1/7) lalu dengan harapan Retno mendapat perawatan intensif di ruang ICU khusus bayi. Tapi, baru dua malam menginap di RSCM, nyawa Retno tidak tertolong lagi. "Pukul 16.20 WIB Retno meninggal dunia," ujar Ma'mun, petugas kamar jenazah RSCM, Jakarta Pusat. Dengan meninggalnya Retno, maka korban nahas kecelakaan kereta rel listrik di Pasar Minggu bertambah satu menjadi tiga orang meninggal dunia. RENGGA

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.