Friday, 24 May 2013 | 13:11

Indonesian delegates of women doubles, Liliyana/Nitya Krishinda
Maheswari were outclassed by world number one doubles Yu
Yang/Wang Xiaoli.
Friday, 24 May 2013 | 13:03

Foreign Minister Marty Natalegawa said the discussion of criminal court must be
done carefully as it has broad concerns of the matter of state.
Jum'at, 01 Juli 2005 | 13:50 WIB
DPR Pertanyakan Dana Jatah Hidup dan Rumah Sakit Jiwa untuk Aceh
TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota tim pengawas rekonstruksi Aceh-DPR, A.S. Hikam mempertanyakan dana jatah hidup (jadup) Rp 3.000 perorang perhari, dan dana untuk rumah sakit jiwa di Aceh. Sebab, dari Rp 1,2 triliun dana tanggap darurat yang disetujui DPR, ternyata pembagian jadup dan rumah sakit jiwa di Aceh hanya mendapat Rp 3 miliar.
“Rumah sakit jiwa juga harusnya mendapat Rp 3 miliar. Tetapi kenapa hanya dapat Rp 160 juta?” tanya Hikam dalam rapat dengar pendapat dengan lima menteri, Jumat (1/7).
Ia juga mempertanyakan kepada Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, soal potongan jadup untuk pengungsi. Mantan Menteri Riset dan Teknologi itu juga menyayangkan adanya keterlambatan pembayaran dana tanggap darurat oleh menteri keuangan.
Seusai rapat, Bachtiar menjelaskan bahwa penambahan jumlah pengungsi di Aceh karena adanya pengungsi korban gempa Nias pada 28 Maret lalu. Hingga awal Mei, jumlah pengungsi Aceh mencapai sekitar 570 ribu jiwa. “Itu yang menyebabkan dana jadup meningkat,” katanya. Ami Afriatni