Thursday, 23 May 2013 | 19:41

The Vice President stated that in relation to the implementation
of AEC, national banking industry must be a host in its own
country.
Thursday, 23 May 2013 | 19:25

PKS claimed that individual statement does not represents the
party's voice.
Selasa, 28 Juni 2005 | 13:31 WIB
Aceh Kekurangan 1.300 Bangunan Sekolah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nanggroe Aceh Darussalam masih membutuhkan 1.300 unit bangunan sekolah. Menurut Gatot Hari P, Kepala Pusat Penanggulangan Bencana Alam Aceh untuk Pendidikan, bencana tsunami merusak 2.323 bangunan sekolah.
Rinciannya, 1.786 bangunan taman kanak-kanak dan sekolah dasar , 252 sekolah menengah pertama, dan sisanya sekolah menengah atas. Rencananya sebanyak 553 sekolah akan dibangun melalui dana anggaran pendapatan dan belanja negara. “Sedangkan 403 bangunan sekolah akan dibangun dengan biaya dari negara donor serta lembaga non pemerintah,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/6).
Teuku Alamsyah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemetaan agar bantuan pendidikan dapat merata. “Sekitar tiga tahun lagi kebutuhan bangunan sekolah di Aceh dapat diatasi,” ujarnya yakin.
Yudha Setiawan