ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 06:20
This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between

Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being

initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Kamis, 16 Juni 2005 | 01:04 WIB
Kuota Penurunan Tarif Belum Disepakati EU
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan, permintaan kuota penurunan tarif Generilized System of Preference (GSP) oleh Indonesia kepada Uni Eropa (EU) yang sebelumnya direncanakan per 1 April hingga saat ini belum disepakati oleh EU. Walaupun sudah diusulkan oleh Peter Mandelson sebagai European Commisioner>/i>, menurut Mari belum disepakati oleh EU. "Jadi belum diratifikasi, sehingga yang kita harapkan per 1 April belum terlaksana,"ujarnya seusai pelantikan Pejabat Eselon II di Departemen Perdagangan. Menurut Mari, bila tidak jadi per 1 April, maka jadwal akan ditetapkan per 1 Juli 2005. Namun Mari menyatakan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui kepastian apakah pihak EU telah mengambil keputusan. "Namun, kita akan kejar terus, dan seharusnya bisa per 1 Juli karena merupakan skema dari EU,"katanya. Selain itu, menurut Mari, penurunan tarif GSP sudah dijanjikan oleh EU tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk negara-negara lain. Bila ternyata permintaan tersebut tidak dikabulkan oleh EU menurutnya Indonesia bisa mengajukan kembali. "Tetapi akan makan waktu lama," ujarnya. Riska S. Handayani

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.