ENGLISH
| Wednesday, 22 May 2013 |
INDONESIA
Wednesday, 22 May 2013 | 01:36
Over one million people from all over the world signed an online petition urging the
government to reject the plan to exploit Aceh's forests.
Wednesday, 22 May 2013 | 01:34
European Parliament member and Portuguese politician Ana Gomes shared
Europe's view on Indonesian politics during her recent visit to the country.
Selasa, 14 Juni 2005 | 17:18 WIB
RUU Perlindungan Saksi dan RUU Ombudsman Jadi Usulan DPR
TEMPO Interaktif, Jakarta:Semua fraksi di DPR sepakat menjadikan Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Saksi dan Korban dan RUU Ombudsman menjadi usulan inisiatif DPR. Seluruh fraksi berpendapat pentingnya perlindungan saksi dan korban dalam proses penegakan hukum. "Peran saksi selama ini sangat jauh dari perhatian masyarakat dan penegak hukum," tutur Muthaminul U’la, perwakilan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dalam sidang paripurna tentang kedua RUU tersebut, Selasa (14/6). Dalam KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana), tambahnya, meskipun perlindungan saksi korban telah diatur tapi hal itu tidak cukup. Sementara itu, RUU Ombudsman dinilai penting untuk memberikan status, kedudukan dan wewenang dari lembaga Ombudsman. Ombudsman didirikan berdasarkan Keppres No.44/2000. "Belum memberikan dampak siknifikan bagi penegakan hukum," ujar Arbab Paproeka, perwakilan dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Sehingga dengan didukung oleh sebuah undang-undang, diharapkan Ombudsman memiliki kinerja lebih baik.Yuliawati

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.