Tuesday, 21 May 2013 | 23:31

The MoU is aimed to implement the Gratification Control Program
within the Ministry.
Tuesday, 21 May 2013 | 23:21

The scheme used in Labora's fuel business allows everyone to
gain profit at the expense of incurring state losses.
Sabtu, 11 Juni 2005 | 18:29 WIB
Jurnal Perempuan Sosialisasi Antiperdagangan Perempuan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan menggelar sosialisasi dan diskusi mengenai perdagangan perempuan dan anak Indonesia di SMU Negeri 26, Jakarta, Sabtu (11/6). Acara yang dihadiri ratusan pelajar itu menghadirkan narasumber Direktur Eksekutif Yayasan Jurnal Perempuan, Adriana Venny, dan Koordinator Presidium Nasional Indonesia Against Trafficking, Emmy Lucy Smith.
Menurut Adriana, sosialisasi itu sangat penting karena korban perdagangan perempuan umumnya remaja pada usia sekolah. “Calo traficking sering beroperasi di lingkungan sekolah untuk mendekati mangsanya,“ katanya dalam diskusi itu.
Pada 2003, kata dia, terdapat sekitar 70 ribu remaja perempuan dijual ke Malaysia dan Singapura melalui Tanjung Balai, Sumatera Utara. “Jumlahnya terus meningkat.”
Emmy menjelaskan, Indonesia menduduki peringkat ketiga di sebagai pengirim, persinggahan, dan tujuan perdagangan manusia untuk dieksploitasi. Berdasarkan data kepolisian pada 2002, terdapat 700 ribu - 1 juta perempuan dan anak-anak yang diperdagangkan tiap tahunnya. Adapun data Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan, per tahun 150 juta orang diperdagangkan dengan jumlah dana sekitar US$ 7 miliar.
Astri Wahyuni