ENGLISH
| Tuesday, 21 May 2013 |
INDONESIA
Tuesday, 21 May 2013 | 21:04
Government said it has requested Freeport Indonesia to halt
production activities temporarily.
Tuesday, 21 May 2013 | 20:52
The suspect in the beef import quota scandal, Luthfi Hasan
Ishaaq, had vowed to ensure Agriculture Minister Suswono to
raise beef import quota
Selasa, 07 Juni 2005 | 03:35 WIB
Anggota Formatur Kritik Penyusunan Pengurus Demokrat
TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota tim formatur Partai Demokrat dari perwakilan wilayah mengeluhkan mekanisme penyusunan pengurus. Mereka merasa tak dilibatkan dalam menentukan pengurus pusat. "Apa seperti itu demokratis? Sangat tak demokratis," kata Reza Ali, anggota formatur utusan Sulawesi di Jakarta, Senin (6/6). Reza menjelaskan, proses penentuan pengurus selama ini dilakukan di luar rapat resmi. Pertemuan tim baru dilakukan sekali, sejak formatur dibentuk pada Kongres I di Bali, 23 Mei lalu. Tim formatur beranggotakan sembilan orang. Empat anggota berasal dari kader pusat, yakni Ketua Umum Hadi Utomo, Marzuki Ali, Jhonny Allen, dan almarhum Rusli Ramli yang mewakili pendiri. Lima merupakan wakil wilayah, yaitu Mirwan Amir (Sumatera), Husein Abdul Aziz (Jawa), Bisung (Kalimantan), Ety Malupesy (Indonesia Timur), dan Reza Ali (Sulawesi). Reza menyebutkan, empat formatur dari pengurus pusat menyerahkan daftar calon pengurus tanpa membahas terlebih dahulu dengan anggota formatur lainnya. "Tiba-tiba dibawa ke Dewan Pembina. Kami hanya disodori draf yang sudah jadi," tuturnya. Namun, formatur dari utusan Sumatera, Mirwan Amir, menyatakan cukup terakomodasi dalam penyusunan pengurus. "Sekarang tim sedang rapat menentukan pengurus beberapa departemen," katanya. Purwanto/Harun

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.