ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 02:03
In a meeting with US Secretary of State John Kerry, Foreign Minister Marty
Natalegawa emphasized the importance of Indonesia- USA relationship.
Wednesday, 22 May 2013 | 23:06
Rapid growth of the property sector may eventually burdens the
balance of payments.
Rabu, 01 Juni 2005 | 11:18 WIB
Konsumsi Narkoba Habiskan Biaya Rp 23,6 Triliun
TEMPO Interaktif, Jakarta:Biaya ekonomi dan sosial dari penyalahgunaan narkoba di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 23,6 triliun. Bila tidak ada tindak pencegahan yang signifikan, pada 2009 biaya yang dihabiskan akan melonjak menjadi sekitar Rp 46,5 triliun. Prediksi kerugian diperoleh dari hasil penelitian bersama Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia pada 2004. Dari hasil penelitian,juga diketahui biaya konsumsi untuk narkoba sebesar Rp 11,3 triliun. ”Bila terus dibiarkan, akumulasi dari 2004-2009 menjadi Rp 207 triliun,” ungkap Kepala Pelaksana Harian Badan NAsional Narkotika, Komjen Sutanto dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR, Rabu (1/6). Menurut Sutanto, penanganan penyalahgunaan narkoba membutuhkan dukungan biaya operasional yang lebih besar. Dalam APBN Perubahan 2005, BNN mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 100,8 miliar. Dalam APBN 2005, pagu anggaran BNN sebesar Rp 194,463 miliar dan baru direalisasikan oleh pemerintah sebesar Rp 19,390 miliar. Dan dalam RAPBN 2006 mengajukan sebesar Rp.196,752 miliar. Yuliawati

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.