English Version
ENGLISH
| Thursday, 24 July 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Thursday, 24 July 2014 | 22:10
Investment Realization Grows Beyond Expectation BKPM official said that there are possibilities that this year's
investment target can be achieved.
Thursday, 24 July 2014 | 22:02
Jokowi to Discuss Transition with Yudhoyono after Lebaran   Jokowi says Yudhoyono has congratulated him on his presidential
victory and is willing to lend a hand during the transitional
period.
Rabu, 18 Mei 2005 | 09:35 WIB
Bekas Vaksin Polio Akan Dibakar
TEMPO Interaktif, Jakarta:Virus polio dapat berbiak liar di tempat sampah jika bekas vaksin dibuang sembarangan. Oleh karena itu Dinas Kesehatan (Diskes) DKI Jakarta akan melatih petugas Pekan Imunisasi Nasional (PIN) agar membuang bekas vaksin di plastik yang disediakan. Juru Bicara Diskes Evi Selvino Rabu (18/5) mengakui pihaknya belum melatih petugas tentang cara pembuangan bekas vaksin. “Nanti akan diberi tahu bahwa bekas vaksin harus dibuang di plastik yang telah disediakan,” ujarnya. Evi mengatakan bahwa sampah-sampah plastik itu akan dikumpulkan di tiap-tiap kecamatan dan akan dibakar jika kecamatan itu telah memiliki incenerator. Mengenai batas waktu pengumpulan sampah plastik, ia mengatakan, “Tidak ada, yang penting secepatnya.” Sebagaimana diketahui, pada 31 Mei dan 28 Juni nanti Diskes merencanakan melakukan vaksin polio kepada 700 ribu balita yang tersebar di 9.000 pos PIN seluruh Jakarta. Tiap pos PIN menghimpun tiga hingga empat RT. Evi mengatakan, sebagian besar petugas PIN direkrut dari warga laki-laki dan perempuan dewasa tanpa dibatasi latar belakang pendidikan dan spesifikasi. “Mereka dilatih satu hari untuk cara meneteskan,” ujarnya. Selain itu, juga diterangkan gambaran tentang virus polio. Badriah