English Version
ENGLISH
| Tuesday, 03 March 2015 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Tuesday, 03 March 2015 | 19:10
Tempo Not Criminalized Yet: Press Council The case could be a media criminalization if it was to be
taken to a trial, the Press Council's legal commission member
says
Tuesday, 03 March 2015 | 19:02
A Novel Approach To Fighting Crime Attacks were not just launched against KPK leaders and
investigators, but also against supporters and defenders of
the anti-graft commission.
Rabu, 18 Mei 2005 | 09:35 WIB
Bekas Vaksin Polio Akan Dibakar
TEMPO Interaktif, Jakarta:Virus polio dapat berbiak liar di tempat sampah jika bekas vaksin dibuang sembarangan. Oleh karena itu Dinas Kesehatan (Diskes) DKI Jakarta akan melatih petugas Pekan Imunisasi Nasional (PIN) agar membuang bekas vaksin di plastik yang disediakan. Juru Bicara Diskes Evi Selvino Rabu (18/5) mengakui pihaknya belum melatih petugas tentang cara pembuangan bekas vaksin. “Nanti akan diberi tahu bahwa bekas vaksin harus dibuang di plastik yang telah disediakan,” ujarnya. Evi mengatakan bahwa sampah-sampah plastik itu akan dikumpulkan di tiap-tiap kecamatan dan akan dibakar jika kecamatan itu telah memiliki incenerator. Mengenai batas waktu pengumpulan sampah plastik, ia mengatakan, “Tidak ada, yang penting secepatnya.” Sebagaimana diketahui, pada 31 Mei dan 28 Juni nanti Diskes merencanakan melakukan vaksin polio kepada 700 ribu balita yang tersebar di 9.000 pos PIN seluruh Jakarta. Tiap pos PIN menghimpun tiga hingga empat RT. Evi mengatakan, sebagian besar petugas PIN direkrut dari warga laki-laki dan perempuan dewasa tanpa dibatasi latar belakang pendidikan dan spesifikasi. “Mereka dilatih satu hari untuk cara meneteskan,” ujarnya. Selain itu, juga diterangkan gambaran tentang virus polio. Badriah